JENIS NARKOTIKA DI INDONESIA YANG BERBAHAYA

Jenis narkotika merupakan zat atau obat yang dapat menimbulkan efek penurunan kesadaran, halusinasi serta daya rangsang. Selain itu narkotika juga dapat menimbulkan ketergantungan fisik dan psikologi pagi para penggunanya.

Menurut badan narkotika nasional ( BNN ) ada banyak jenis narkotika di indonesia. Namun yanng paling sering di konsumsi oleh para pengguna ada 4 yaitu ganja, shabu, ekstasi, dan heroin. Berikut ini kami akan membahas satu persatu tentang narkotika tersebut.

1.Ganja

Ganja atau biasa di sebut juga marijuana merupakan sejenis tanaman yang mengandung zat terlarang. Narkotika jenis ini umumnya banyak di gunakan di seluruh dunia termasuk di indonesia.

Orang orang biasanya menggunakan narkotika ini dengan memasukkan ke dalam lintingan rokok atau ke dalam pipa ( bong ).

  • Efek ganja jangka pendek

Seseorang yang menggunakan ganja akan merasakan efeknya setelah 30 menit hingga 1 jam pemakaian. Biasanya efek yang di berikan dalam jangka pendek seperti perubahan kesadaran terhadap waktu, perubahan suasana hati, gerakan tubuh terganggu, kesulitan berpikir, gangguan terhadap daya ingat.

  • Efek ganja dalam jangka panjang

Ganja memiliki efek dalam jangka panjang yang akan di alami oleh si pengguna. Biasanya efek ganja dalam jangka panjang seperti gangguan pernafasan, meningkatkan denyut jantung, halusinasi dan lain lain

2.Shabu

Shabu atau yang bisa di sebut juga methamphetamine adalah stimulan obat yang sangat adiktif, yang secara kimiawi mirip dengan amfetamine. Narkotika jenis ini memiliki bentuk putih, pahit, tidak berbau dan seperti kristal.

Mengkonsumsi shabu biasanya di lakukan dengan cara di makan, di masukkan ke dalam rokok, dan di larutkan dengan air lalu di suntikkan ke dalam tubuh. menghisap atau menyuntikkan shabu dapat memberikan efek yang sangat cepat pada otak dan akan menghasilkan halusinasi.

  • Efek shabu jangka pendek

insomnia, hilang nafsu makan, sikap terburu buru, denyut jantung cepat, hipertemia.

  • efek shabu dalam jangka panjang

penyalahgunaan shabu dalam jangka panjang akan menyebabkan banyak efek negatid seperti kecanduan serta perubahan fungsi otak. selain kecanduan edek shabu dalam jangka lama seperti halusinasi, perubahan fungsi otak, menurunnya kemampuan berpikir, melemahnya konsentrasi, hilang ingatan, prilaku agresif, masalah gigi, menurunnya berat badan dan masih banyak lagi.

3.Ekstasi

Ekstasi adalah nama umum untuk 3,4-methylenedioxymethamphetamine (MDMA). Selain itu ekstasi adalah bahan kimia sintetis dengan efek kompleks yang meniru stimultan shabu dan senyawa halusinogen.

Cara penggunaan narkotika ini sama seperti halna inum obat pada umumnya.

  • Efek ekstasi jangka pendek

Biasanya efek yang di berikan ekstasi ini 30 menit setelah pemakaian. Efek yang di berikan jangka pendek seperti menurunnya nafsu makan, insomnia, pusing, kram otot, kringat dingin, penglihatan buram, tekanan darah meningkat dan meningkatnya denyut jantung.

  • Efek ekstasi jangka panjang

Pemakaian ekstasi dalam jangka panjang akan memberikan efek seperti kecanduan, serangan panik, insomnia, linglung, tidak mampu membedakan realita, dan depresi.

4.Heroin

Heroin atau putau adalah narkotika sangat adiktif yang di proses dari morfin yaitu zat alami dari ekstrak benih biji dari tanaman poppy warietas tertentu. Bentuk heroin berbentuk serbuk putih atau kecoklatan yanng telah di campur dengan gula, pati, susu bubuk atau kina dan memiliki rasa pahit.

Heroin sendiri biasanya di gunakan dengan cara di suntikkan ke dalam pembuluh darah, otot, atau di bawah kulit.

  • Efek heroin jangka pendek

Demam, mulut kering, mual, gatal, fungsi jantung melambat, pernafasan melambat, kerusakan otak permanen.

  • Efek heroin jangka panjang

Penurunan kesehatan gigi, rentan terhadap penyakit, tubuh menjadi lesu, nafsu makan memburuk, indomnia, kerusakan hati dan ginjal, kecanduan.

Tinggalkan komentar