Penyebab Air Ketuban Hijau

penyebab air ketuban hijau
penyebab air ketuban hijau

Pada dasarnya, ketuban adalah cairan kental berwarna transparan atau kekuningan untuk melindungi bayi dari goncangan selama berada di dalam Rahim. Namun, pada keadaan tertentu apabila terkena mekonium bayi, maka air ketuban akan berubah warna menjadi hijau. Mekonium adalah suatu zat yang melapisi usus bayi selama berada dalam kandungan dan berwana hijau. Yang seharusnya terjadi adalah mekonium ini akan keluar setelah bayi lahir melalui anus bayi. Oleh karena itu, penyebab air ketuban hijau biasanya terjadi pada akhir masa kehamilan.

Yang menjadi penyebab satu – satunya air ketuban menjadi hijau adalah karena ketika bayi masih dalam kandungan dan mengeluarkan mekonium. Hingga akhirnya dari  ketuban yang pada dasarnya berwarna transparan atu kekuning – kuningan berubah menjadi hijau. Nah , berikut hal yang perlu anda ketahui kenapa bayi rentan mengeluarkan mekonium ketika berada dalam kandungan :

  • Terjadi persalinan melewati hari perkiraan lahir atau due date.
  • Berlangsungnya proses persalinan yang terlalu lama atau sulit.
  • Pengaruh masalah Kesehatan si ibu seperti diabetes atau tekanan darah tinggi.
  • Akibat ibu mengonsumsi obat  – obatan atau yang mengganggu janin seperti rokok.
  • Tidak optimalnya pertumbuhan janin.
  • Akibat asupan oksigen rendah, bayi jadi stress.

Resiko Meconium Aspiration Syndrome

Kondisi seperti ini sebenarnya cukup beresiko. Karena mungkin saja air ketuban yang udah tercampur dengan mekonium dapar terjadi sebelum, saat atau setelah bersalin. Akibatnya, bayi bisa mempunyai masalah pada pernafasan yaitu meconium aspiration syndrome. Sindrom ini dapat menyebabkan bayi akan sulit bernafas apabila masuk ke paru – paru. Beberapa alasannya adalah seperti berikut

  • Menyumbat saluran pernafasan.
  • Merusak jaringan paru – paru.
  • Mengahmabt surfaktan.
  • Menyebabkan iritasi saluran pernafasan.

Untuk mengetahui apakah balita alami meconium aspiration syndrome ataupun tidak, dokter bakal melihat pula detak jantungnya. Umumnya, dokter akan menegakkan penaksiran sindrom ini apabila balita terlahir dengan permasalahan respirasi. Untuk melakukan diagnosis, dokter biasanya melakukan prosedur x – ray. Atau juga bisa menggunakan cara lain untuk memastikan bayi tidak meengalami atau masalah pada jantung bayi.

Cara menangani bayi yang meminum air ketuban hijau

Hal baiknya, kemungkinan bayi terkena meconium aspiration syndrome adalah 5 – 10% persalinan. Karena selama bayi tidak menghirupnya sampai ke paru – paru, maka bayi itu aman dari sindrom ini. biarpun begitu, apabila syndrome aspiration ini terjadi, maka aka nada gejala – gejala sebagai berikut :

  • Kulit bayi tampak kebiruan
  • Bayi kesusahan bernapas
  • Kelihatan mekonium di air ketuban
  • Bayi terlihat lemas ataupun lumpuh
  • Retraksi ataupun dada kelihatan tertarik
  • Terdengar suara gemuruh saat menarik napas

Apabila bayi memiliki ciri – ciri yang di atas, maka dokter perlu membatu bayi untuk bernafas sekaligus memberikan nutrisi. Bayi akan direkomendasikan oleh dokter agar dirawat di NICU agar mendapat bantuan oksigen. Namun , apabila keadaan bayi semakin parah, dokter harus memberikan penanganan berupa :

  • Surfaktan untuk membantu membuka paru-paru
  • Inhalasi nitrogen oksida untuk melebarkan pembuluh darah dan oksigen lebih lancar
  • Prosedur extracorporeal membrane oxygenation dengan alat seperti pompa yang bekerja seperti paru-paru buatan yang menambah kadar oksigen dalam darah

Kebanyakan bayi yang mengalami meconium aspiration syndrome ini akan membaik dalam rentang waktu 2 – 4 hari. Namun semua juga tergantung dari berapa banyak mekonuim yang di hirup oleh bayi.

Tinggalkan komentar